sekarang bukan saatnya diam,
meski diluar sana banyak sekali nada tak berbunyi,
semua telah berlalu waktu lelah membawaku perlahan meningalkan dunia penih misteri,
jeritan dan raungan para tunawisma nembuat ku terjaga dari mimpi buruk ku yang menyiksa jiwa dan raga,
aku melihat kelam di ujung kalam di peluk oleh nya sang bocah ingusan,
di sudut pandang diantara pekat ia terdiam dan aku menyaksikan itu kembali ku terpejam,
ku ingin kisah kelam hanya lah aku bukan siapa pun,
ku ingin dunia ini penuh biru,
ku ingin tak ada lagi terikan lapar dari ia yang terlantar,
ku ingin aku yang kelam.......
Rabu, 09 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Waw,.... I like it,... i will be wait your creation,...
BalasHapus